dia-bg

7 jenis Disinfektan Kimia yang berbeda dan kegunaannya yang luar biasa

Festival Musim Semi tahun 2020 merupakan titik balik bagi rakyat Tiongkok. Setelah baru saja merayakan Tahun Baru, mereka harus secara bersamaan melawan Covid-19. Bahkan di masa sulit ini, semua orang memilih untuk bersatu dan melanjutkan tugas rutin mereka untuk menjaga masa depan negara kita.

Suzhou Springchem Chemicals telah berkecimpung dalam industri pengawet dan fungisida selama lebih dari 10 tahun. Kemampuan kami untuk beradaptasi dengan perubahan zaman memungkinkan kami untuk mempersiapkan diri sebelumnya menghadapi epidemi ini. Kami membeli sejumlah bahan kimia bakterisida lokal termasuk Triclosan dan PCMX, yang pada saat itu sedang langka di pasar Tiongkok. Dengan bantuan keahlian kami, kami mampu mengelola situasi secara efektif selama liburan Tahun Baru Imlek. Saat ini, stok tersebut disimpan di gudang pabrik Ningbo, dari mana dapat dikirimkan kepada siapa pun yang membutuhkannya. Kami menyediakan disinfektan untuk penggunaan sehari-hari, dan ini tidak akan mungkin tanpa bantuan dan pengetahuan dari keahlian industri global kami.

Disinfektan kimia hadir dalam berbagai kategori, seperti yang dirangkum di bawah ini;

1. Disinfektan berbasis klorin:

Produk ini digunakan untuk keperluan fumigasi lingkungan. Produk ini mengandung kalsium hipoklorit, natrium hipoklorit, dan natrium dikloroisosianurat, yang dicampur dalam air dengan konsentrasi 5% dan disemprotkan ke udara. Produk ini bersifat oksidatif tinggi dan membunuh bakteri segera setelah bersentuhan dengannya. Produk ini aman digunakan sesuai petunjuk di lingkungan dalam ruangan.

2. Disinfektan berbasis peroksida:

Jenis ini terutama terdiri dari asam peroksiasetat, hidrogen peroksida, dan kalium permanganat. Mereka tidak berbau dan aman digunakan pada kulit. Mereka sebagian besar digunakan untuk membersihkan permukaan dan digunakan dalam konsentrasi yang lebih rendah untuk digunakan sebagai tisu pembersih kulit manusia, seperti tisu penghapus riasan. Bentuk lain dari disinfektan ini adalah klorin dioksida dan ozon, dan keduanya tidak aman untuk digunakan oleh manusia atau untuk lingkungan tempat tinggal mereka. Penggunaannya murni untuk keperluan industri.

3. Disinfektan berbasis aldehida

Bahan-bahan ini tidak aman untuk digunakan di lingkungan manusia. Bahan-bahan ini terdiri dari Formaldehida dan Glutaraldehida yang merupakan disinfektan untuk instrumen gastroskopi dan kolonoskopi.

4. Disinfektan gas heterosiklik

Bahan-bahan ini digunakan untuk keperluan industri karena mengandung etilen oksida atau epoksipropana. Keduanya aman untuk disemprotkan, tetapi hanya di lingkungan industri, bukan di lingkungan tempat tinggal manusia.

5. Disinfektan berbasis alkohol

Ini adalah jenis alkohol yang paling aman dan paling umum digunakan manusia untuk keperluan pribadi. Jenis alkohol ini tersedia dalam bentuk etanol, isopropil alkohol, dan lain-lain. Alkohol ini sangat umum ditemukan dalam tisu basah yang digunakan untuk sanitasi kulit.

6. Disinfektan berbasis fenol

Bahan ini biasanya berbentuk Fenol atau PCMX (4-Chloro-3, 5-m-Xylenoll). Bahan ini efektif sebagai disinfektan permukaan dan dapat ditambahkan ke mesin cuci bersama deterjen untuk menghilangkan bakteri pada pakaian Anda.

7. Disinfektan garam amonium kuaterner

Senyawa-senyawa ini biasanya ditemukan dalam bentuk Benzalkonium bromida, Benzalkonium klorida, Didecyldimethylammonium klorida, PHMB, PHMG, Dodecylpyridinium klorida, Chlorhexidine glukonat, atau Chlorhexidine asetat. Senyawa-senyawa ini tidak berbau dan digunakan sebagai disinfektan lingkungan, misalnya di pertanian.


Waktu posting: 10 Juni 2021